Panggilan untuk memberitakan Injil merupakan bagian penting dari kehidupan setiap orang percaya. Yesus datang ke dunia untuk mencari dan menyelamatkan yang terhilang (Lukas 19:10). Karena itu, orang percaya tidak hanya dipanggil untuk menerima keselamatan, tetapi juga untuk menjadi alat Tuhan dalam menjangkau mereka yang belum mengenal Kristus. Panggilan ini membutuhkan hati yang peduli, ketaatan, dan kesediaan untuk dipakai Tuhan bagi keselamatan jiwa-jiwa.
Yesus datang ke dunia dengan tujuan mencari dan menyelamatkan yang terhilang. Sebagai orang percaya, kita dipanggil untuk mengambil bagian dalam misi tersebut dengan memberitakan Injil kepada mereka yang belum mengenal Kristus.
Mencari yang terhilang berarti memiliki hati yang peduli terhadap jiwa-jiwa dan bersedia menjangkau mereka, bukan hanya menunggu mereka datang kepada kita. Kita dipanggil untuk melihat orang-orang di sekitar kita yang membutuhkan kasih, pengharapan, dan keselamatan dalam Kristus.
Menyelamatkan yang terhilang bukan berarti kita yang memberikan keselamatan, tetapi menjadi alat Tuhan untuk memperkenalkan Yesus sebagai sumber keselamatan. Melalui perkataan, kesaksian, kasih, dan kehidupan kita, Tuhan dapat memakai kita untuk membawa orang lain kepada-Nya.
Karena itu, panggilan memberitakan Injil adalah panggilan untuk bersedia dipakai Tuhan bagi keselamatan jiwa-jiwa. Kita tidak harus menunggu menjadi sempurna; yang terpenting adalah memiliki hati yang mau taat dan tersedia bagi Tuhan. Oleh sebab itu setiap orang percaya perlu berkata, Tuhan, pakailah hidupku untuk menjangkau mereka yang terhilang.